Katekese

Fidelis Harefa, BKSN 2016 (2): Bersaksi dan Mewartakan Dalam Keluarga (Kol. 3 : 12-27)

Pada pertemuan pertama, pendalaman Kitab Suci, kita telah mengetahui bahwa model dalam pewartaan kita adalah Yesus Kristus. Ada beberapa alasan mengapa kita memilih Yesus sebagai model kita. Dia adalah model sejati karena ada beberapa hal yang dapat kita teladani dalam pelayanan dan pewartaannya. Silahkan membaca lagi hasil pertemuan pertama di sini untuk mengetahui beberapa hal yang menjadikan Yesus sebagai model sejati dalam karya pelayanan dan pewartaan kita.

Karena kita telah menemukan model, sekarang dalam pertemuan kedua, kita diajak untuk meneladani model itu untuk Bersaksi dan Mewartakan Dalam Keluarga. Mengapa harus mulai dari keluarga? Kita meniru apa yang telah dilakukan oleh Yesus yakni memulai karya-Nya di Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Keluarga kristiani adalah keluarga yang dibangun atas dasar cinta kasih dan pertama-tama harus menjadi keluarga Allah. Syarat pertama adalah keluarga harus menjadi keluarga kristiani yang telah dipersatukan oleh Allah melalui sakramen perkawinan. Kemudian, keluarga ini menjadi lingkungan kecil atau lebih sering disebut sebagai Gereja Domestik.

Setiap orang dalam keluarga harus menyadari bahwa mereka adalah umat pilihan Allah sehingga keluarga mereka pun merupakan keluarga pilihan Allah. Keluarga pilihan Allah senantiasa hidup seturut kehendak Allah. Menurut St. Paulus, orang-orang pilihan Allah adalah mereka yang telah dikuduskan. Karena orang-orang pilihan telah dikuduskan, mereka pun harus hidup dengan penuh kesabaran, rendah hati, lemah lembut, dan penuh belaskasih bagi sesama anggota keluarga. Hal ini merupakan syarat mutlak menjadi orang pilihan Allah.

Syarat mutlak di atas juga merupakan perlengkapan yang mutlak diperlukan dalam melayani dan mewartakan. Merujuk pada pribadi Yesus yang menjadi model kita, perlengkapan di atas merupakan teladan yang telah diberikan oleh Yesus dalam pelayanannya. Seseorang hanya dapat bekerja setelah dia memiliki perlengkapan untuk bekerja. Tanpa perlengkapan, pekerjaan tidak pernah bisa dimulai apalagi melakukannya secara terus menerus. Oleh karena itu, hal pertama yang ditegaskan dalam pertemuan kedua ini adalah bahwa semua keluarga pilihan Allah harus memiliki perlengkapan sebagai syarat mutlak untuk bersaksi dan mewartakan dalam keluarga.

Hal kedua yang ingin disampaikan dalam pertemuan kedua ini adalah bahwa segala pewartaan berfokus pada sumber utama pewartaan yaitu Yesus sendiri. Pewartaan kita tentu saja harus sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Yesus. Tidak mewartakan diri sendiri demi popularitas, tidak melakukan sesuatu untuk memperkaya diri dengan cara-cara yang tidak baik, tidak melakukan persaingan tidak sehat, bermurah hati kepada sesama. Dalam melayani, kita harus saling mendahului, tapi dalam hal dilayani, kita harus bisa membiarkan orang lain mendapatkannya lebih dahulu.

Pertemuan kedua ini menghubungkan permenungan kita dengan keadaan dan realitas yang terjadi di negeri ini. Saling menjatuhkan dalam mengejar kekuasaan, korupsi untuk memperkaya diri, melakukan tindakan-tindakan yang radikal demi kepentingan kelompok, acuh tak acuh terhadap karya keselamatan, mendewakan teknologi dan ilmu pengetahuan adalah beberapa contoh kesaksian yang tidak sesuai dengan pribadi Yesus sebagai model sejati.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan dalam pertemuan kedua ini adalah bahwa setelah mendapatkan perlengkapan, kita telah mengetahui sumber utama pewartaan, kita juga harus saling berbagi, saling mengajarkan, saling mewartakan, saling menegur dan saling menasehati dalam keluarga. Sangat tidak tepat bila dalam keluarga terdapat salah satu anggota hanya memikirkan keselamatan sendiri. Masing-masing anggota keluarga bertanggung jawab untuk membimbing dan mengarahkan satu sama lain agar dapat beroleh keselamatan. Pertama-tama yang harus dibina adalah kebersamaan dalam keluarga. Hanya dengan hidup dalam kebersamaan dalam kelompok kecil ini, kita dimampukan untuk bisa hidup bersama dalam kelompok besar, yakni, Gereja, masyarakat dan negara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top