Frame

Membangun Keluarga Misioner

Keluarga merupakan basis dari Gereja. Keluarga disebut Gereja basis atau Gereja domestik. Keluarga Katolik yang missioner akan memberikan kontribusi besar bagi terciptanya Paroki Misioner.

Yang dimaksudkan dengan keluarga missioner adalah keluarga Katolik yang hidup berkeluarganya dijiwai semangat Injil Kristus, yang membuatnya memikat dan menggerakkan hati orang untuk datang kepada Kristus. Kisah berikut ini kiranya memberi kita inspirasi untuk dapat lebih memahami makna sebuah keluarga missioner. 

Suatu sore saya didatangi sebuah keluarga terdiri dari suami-isteri dan tiga orang anak. Di akhir obrolan sang ayah mengatakan kepada saya, “Romo, kami ingin menjadi Katolik. Bagaimana caranya?” Spontan saya katakan, “Sebetulnya bapak sekeluarga selama ini beragama apa?” “Romo, kami sebetulnya tidak beragama Katolik. Tetangga kami adalah sebuah keluarga Katolik yang baik sekali. Hidup mereka sangat rukun dan damai. Mereka sepertinya tidak pernah ribut dalam keluarga dan juga dengan tetangganya. Keluarga itu sangat ringan tangan untuk menolong orang yang berkesusahan. Kami sangat tertarik dengan keluarga Katolik itu. Kami mulai bertanya-tanya di antara kami, ‘kenapa keluarga Katolik itu menjadi seperti itu? Apakah agama mereka yang menjadikan mereka seperti itu?’ Kami ingin keluarga kami menjadi seperti keluarga Katolik itu. Akhirnya, kami sampai pada kesimpulan bahwa rupanya agama mereka yang menjadikan mereka seperti itu. Karena itu kalau kami mau keluarga kami menjadi seperti keluarga Katolik itu, kami harus menjadi Katolik. Kami lalu memutuskan untuk mencari tahu bagaimana menjadi Katolik dan kami diberitahu untuk menemui Romo.”

Kisah tersebut di atas kiranya menjadi sebuah kesaksian tentang sebuah keluarga yang missioner. Cara hidup keluarga itu sungguh memikat dan perlahan menggerakkan keluarga tetangganya untuk mengenal siapa di balik keluarga itu yakni Yesus Kristus. Dari kisah ini dapat dikatakan bahwa kalau kita mau membangun sebuah keluarga misioner, mau tidak mau kita harus membangun keluarga kita dasar Kristus dan sabda-Nya. Yesus pernah bersabda: “Setiap orang yang menddengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” Mat 7:24.
Keluarga Katolik yang missioner harus dibangun di atas dasar sabda Tuhan, mendengar dan melaksanakannya. Sabda Tuhan harus dibaca dalam setiap keluarga Katolik. Untuk maksud itu dalam setiap upacara pernikahan pasti ada penyerahan Kitab Suci, Salib, Patung Keluarga Kudus dan Rosario. Setiap keluarga baru harus membangun keluarganya di atas dasar Kristus dan sabda-Nya. Itu berarti setiap keluarga Katolik harus meluangkan waktu untuk berdoa bersama. Dalam doa bersama Yesus hadir di tengah sebuah keluarga sesuai dengan sabda-Nya. “Di mana dua atau tida orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Mat 18:20. Kalau setiap hari setiap keluarga Katolik selalu meluangkan waktu untuk berdoa bersama, membaca dan merenungkan sabda-Nya, hidup keluarga Katolik itu pasti akan selalu bersatu dan berpusat pada Kristus dan sabda-Nya. Keluarga Katolik seperti itu pantas disebut “Keluarga Kristen Katolik” atau “Keluarga yang beriman Kristen Katolik”. Bila Kristus senantiasa hadir dan menjiwai hidup keluarga Katolik seperti itu, hidup keluarga Katolik itu pasti akan memancarkan Kristus cahaya dunia kepada msayarakat sekitarnya seperti yang terjadi dengan keluarga Katolik yang diceriterakan di atas. Keluarga Katolik seperti itu sudah membangun keluarganya menjadi “Keluarga Katolik yang Misioner”.
Akhirnya, secara singkat dapat dikatakan bahwa membangun keluarga Katolik yang misioner dimulai dengan meluangkan waktu untuk berdoa bersama, membaca dan merenungkan sabda Tuhan bersama. Kami sangat menganjurkan agar setiap keluarga Katolik dalam Paroki Katedral St. Maria untuk meluangkan waktu kalau tidak bisa setiap hari, sekurang-kurangnya seminggu sekali atau dua kali untuk berdoa bersama, merenungkan dan membaca Kitab Suci bersma. Mudah-mudahan keluarga kita bertumbuh dan berkembang menjadi sebuah Keluarga Katolik yang missioner. Rm. Alex Dato’ L., SVD
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Most Popular

To Top